Badminton FOMO – Update ranking BWF jelang turnamen
bulutangkis Malaysia Open 2024, di mana sejumlah atlet Indonesia menduduki top
10 di awal musim.
Rangkaian turnamen BWF World Tour 2024 akan dimulai pekan depan, yang ditandai dengan terselenggaranya Malaysia Open 2024.
Ajang BWF Super 1000 tersebut dijadwalkan akan berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia mulai 9 hingga 14 Januari 2024.
Mengingat tingginya poin yang ditawarkan untuk mendongkrak
posisi di ranking BWF dan kualifikasi Olimpiade Paris 2024, ajang ini pun bakal
diikuti sejumlah bintang top.
Menyambut turnamen tersebut, Badminton FOMO bakal mengulas
ranking BWF para pebulutangkis khususnya dari Indonesia.
Di sektor tunggal putra, Viktor Axelsen masih bertakhta di
posisi ranking 1 dunia berkat keberhasilannya mempertahankan gelar BWF World
Tour Finals 2023 pada Desember lalu.
Sayang sekali, andalan Indonesia yakni Anthony Sinisuka Ginting yang awalnya bertengger di nomor 2 dunia harus turun posisi ke
peringkat 4.
Ada pun posisi ranking 2 dan 3 di sektor tunggal saat ini
dikuasai oleh Kodai Naraoka dari Jepang dan Li Shifeng dari China.
Jonatan Christie, sementara itu, membuntuti Ginting dengan
menduduki peringkat ke-5 pada ranking BWF.
Di sektor tunggal putri, srikandi Indonesia Gregoria Mariska
Tunjung masih bertahan di top 10. Gregoria saat ini menduduki peringkat 7
dunia.
Bagaimana Gregoria dan Fajar/Rian?
Gregoria diharapkan bisa menuai hasil maksimal di Malaysia Open
2024 dan turnamen BWF selanjutnya untuk meningkatkan posisinya di ranking BWF.
Di sektor ganda putra, Indonesia masih mengandalkan FajarAlfian/Muhammad Rian Ardianto di top 10,
meski kini harus melorot ke peringkat 6 dunia.
Fajar/Rian pun jadi satu-satunya ganda putra Indonesia yang
bertahan di top 10 setelah melalui pasang surut performa sepanjang 2023 lalu.
Di sektor tunggal putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva
Ramadhanti menduduki peringkat keenam. Namun mereka berpotensi melorot
posisinya karena terpaksa absen dari Malaysia Open 2024.
Sayang sekali tidak ada satu pun pasangan ganda campuran Indonesia
yang mampu menembus top 10 di sektor tersebut.
Tunggal Putra
- Viktor Axelsen
- Kodai Naraoka
- Li Shifeng
- Anthony Sinisuka Ginting
- Jonatan Christie
- Shi Yuqi
- Kunlavut Vitidsarn
- Prannoy HS
- Anders Antonsen
- Loh Kean Yew
Tunggal Putri
- An Se-young
- Chen Yufei
- Akane Yamaguchi
- Tai Tzu Ying
- Carolina Marin
- He Bing Jiao
- Gregoria Mariska
- Han Yue
- Beiwen Zhang
- Wang Zhi Yi
Ganda Putra
- Liang Weikeng/Wang Chang
- Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty
- Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae
- Aaron Chia/Soh Wooi Yik
- Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen
- Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
- Takuro Hoki/Yugo Kobayashi
- Liu Yuchen/Ou Xuan Yi
- Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri
- Lee Yang/Wang Chi-lin
Ganda Putri
- Chen Qingchen/Jia Yifan
- Baek Ha-na/Lee So-hee
- Kim So-yeong/Kong Hee-yong
- Nami Matsuyama/Chiharu Shida
- Yuki Fukushima/Sayaka Hirota
- Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti
- Zhang Shu Xian/Zheng Yu
- Liu Sheng Shu/Tan Ning
- Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara
- Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai
Ganda Campuran
- Zheng Siwei/Huang Yaqiong
- Yuta Watanabe/Arisa Higashino
- Seo Seung-jae/Chae Yu-jung
- Feng Yanzhe/Huang Dongping
- Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin
- Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai
- Kim Won Ho/Jeung Na Eun
- Tang Chun Man/Tse Ying Suet
- Chen Tang Jie/Toh Ee Wei
- Mathias Christiansen/Alexandra Boje

No comments:
Post a Comment