Badminton FOMO - Profil Ruzana, salah satu tunggal putri Indonesia yang menguasai ranking BWF junior sekaligus titisan Susy Susanti.
Ruzana
merupakan atlet bulutangkis yang lahir di Lubuklinggau, Sumatera Barat, pada 22
Januari 2005.
Artinya,
pada 2023 ini, Ruzana baru menginjak usia 18 tahun. Meski demikian, sosoknya
termasuk salah satu pebulutangkis yang diperhitungkan di level junior.
Ruzana
diketahui mengawali karier badminton dengan bergabung klub bulutangkis PB
Djarum.
Sejak
umur 15 tahun Ruzana sudah berhasil menyabet beberapa gelar kejuaraan
bulutangkis seperti, Liga PB Djarum 2020, Daihatsu Astec Regional Junior U13,
U15, U17.
Ketika
usianya 16 tahun, Ruzana menjadi juara di kejuaraan Yuzu Isotonic Akmil Open
2021 usai mengalahkan unggulan kedua, Kyla Legiana Agatha di final tunggal
taruna putri.
Tak
hanya itu, Ruzana juga berani main rangkap di kelas dewasa putri. Hasilnya pun
tidak mengecewakan. Ia berhasil menembus babak semifinal.
Kemudian
di ajang Bangladesh Junior International Series 2021, Ruzana sukses menggenggam
gelar runner up usai dikalahkan pemain PB Djarum lainnya, Bilqis Prasista.
Prestasinya
yang cukup apik di level klub mengantarkan Ruzana untuk bergabung pelatnas PBSI
lewat jalur pemanggilan spesial atau tanpa melalui seleknas.
Bukan
tidak mungkin prestasi Ruzana akan lebih meroket ke depannya dan bisa menjadi
salah satu tonggak kekuatan tunggal putri bulutangkis Indonesia di masa
mendatang meniru jejak legenda Susy Susanti.
Namun,
Ruzana tidak serta merta dianggap sebagai titisan Susy Susanti. Sebab di
Pelatnas PBSI, dia harus bersaing dengan para pebulutangkis tunggal putri
junior lainnya.
Ruzana
Kuasai Ranking BWF Junior
Ya.
Ruzana termasuk salah satu dari empat tunggal putri muda Indonesia yang
menempati 20 besar ranking BWF Junior.
Tiga
pebulutangkis lainnya yakni Ester Nurumi Tri Wardoyo, Chiara
Marvella Handoyo, dan
Mutiara Ayu Puspitasari.
Ruzana
yang saat ini menduduki peringkat ke-14 jadi tunggal putri Indonesia ketiga di Ranking
BWF Junior, lebih unggul dari Chiara Marvella yang jadi runner-up di Kejuaran
Dunia Junior 2023 kemarin.
Meski
demikian, prestasi Ruzana belum begitu mentereng dibandingkan ketiga nama
tersebut. Hal ini terlihat dari penampilannya di turnamen-turnamen
internasional via data BWF.
Pada
2022, Ruzana tercatat empat kali jadi perempat final di turnamen Adidas Alpes
International U19, Forza Dutch International, Slovenia International, Indonesia
International Challenge Malang.
Sementara
pada tahun 2023, Ruzana jadi perempat finalis Iran Fajr International
Challenge, Badminton Asia Junior Championships, dan semifinalis Swedish Open
Butuh
waktu panjang bagi Ruzana untuk bisa mencatatkan torehan-torehan emas di level
junior. Ini jadi modal dirinya segera naik level ke turnamen senior.
Ruzana
dijadwalkan akan mengikuti turnamen Bahrain International Challenge 2023. Dia
mendapatkan bye langsung ke babak 16 besar.
Sekadar
informasi, ranking BWF junior merupakan peringkat resmi federasi bulutangkis dunia untuk para atlet di bawah usia 19 tahun.
Pemain
akan dihapus dari ranking BWF junior setelah mencapai usia 19 tahun per 1
Januari. Di kategori ganda, pemain akan memiliki ranking individu dan bukan
berpasangan.

No comments:
Post a Comment